Rabu, 19 September 2012

Nama dan Gelarnya

Nama dan Gelarnya
Sesungguhnya, sebelum berlangsung pesta walimah, di mana Abu Thalib mengumumkan nama
"Ali" bagi puteranya yang keempat itu, Fatimah telah memberi nama "Haidarah", yang berarti
"Singa". Satu nama yang diambil persamaannya dari nama Asad, nama datuknya dari pihak ibu,
yang juga berarti "Singa".
Sementara orang mengatakan, bahwa yang memberi nama "Haidarah" ialah orang-orang
Qureiys. Tetapi sejarah membuktikan, bahwa nama "Haidarah" itu sesungguhnya pemberian
ibunya sendiri.
7
Bukti sejarah ini dapat diketahui dari peristiwa perang-tanding, seorang lawan seorang, antara
Imam Ali r.a. melawan Marhaban. Dalam perang-tanding itu Marhaban mengagul-agulkan diri
dengan bait syairnya: "Aku inilah yang diberi nama Marhaban oleh ibuku!" Imam Ali r.a. segera
menukas dan melanjutkan bait syair itu dengan kata-katanya: "Aku inilah yang diberi nama
Haidarah oleh ibuku!"
Hanya saja nama yang diberikan ibunya menjadi tenggelam sesudah pengumuman ayahnya
dalam pesta walimah, yaitu "Ali". Ia lebih terkenal dengan nama Ali bin Abi Thalib.
Ketika di bawah asuhan Rasul Allah s.a.w., Imam Ali r.a. pernah diberi julukan "Abu Turab",
yang artinya "Si Tanah". Pemberian julukan itu erat kaitannya dengan peristiwa ditemuinya
Imam Ali r.a. di satu hari sedang tidur berbaring di atas tanah. Yang menemuinya Nabi
Muhammad s.a.w. sendiri. Beliau menghampirinya dan duduk dekat kepalanya sambil
mengusap-usap punggungnya guna membuang debu-tanah. Kemudian Nabi Muhammad s.a.w.
membangunkannya seraya berkata: "Duduklah, engkau hai Abu Turab!"
Nama Abu Turab ini paling disukai oleh Imam Ali r.a. Ia sangat bangga bila dipanggil dengan
nama itu. Menurut Al Bashri, nama Abu Turab ini di kemudian hari oleh orang-orang Bani
Umayyah dijadikan bahan ejekan guna merendahkan martabat Khalifah Imam Ali r.a. Mereka
mengatakan, bahwa pemberian nama Abu Turab" oleh Rasul Allah s.a.w. merupakan bukti
tentang kekurangan dan kelemahan fitrahnya.
Disamping nama-nama tersebut di atas, Imam Ali r.a. juga terkenal dengan panggilan Abul
Hasan. Ini terjadi, setelah kelahiran putera beliau, Al Hasan. Selain dari nama-nama tersebut di
atas; Imam Ali r.a. banyak sekali mendapat gelar dan yang paling populer hingga sekarang ialah
"Imam".

0 komentar:

Posting Komentar